Ahlan Wa Sahlan

IQRO ( BACALAH )

Bacalah dirimu, Bacalah dari apa engkau dijadikan

Bacalah kejadian demi kejadian, Bacalah masa lalu, dan apa-apa yang ditinggalkan, Bacalah masa kini, dan apa-apa yang ada disekitarmu, Bacalah masa yang akan datang dan apa-apa yang akan dan tentu terjadinya.

Sungguh ALLOH telah memberimu berlimpah-limpah, dan tegak kanlah kebenaran itu dengan daya juang yang tak kenal payah dan henti ( sabar),......................

Selamat datang ana ucapkan kepada akhi dan ukhti, semoga apa yang tertulis di blog ini bermanfaat bagi kita dalam menSyiarkan Islam, serta sebagai media bagi kita untuk saling bersilaturahmi.

Kritik dan saran dapat di sampaikan ke is.majid@gmail.com

Wassalam

AddThis

Bookmark and Share

Kamis, 04 Oktober 2007

Ma'rifatur Rasul Bag. 3

Basmalah

<><><><><><><><><><>
Muhammad Rasulullah
<><><><><><><><><><>

Bagian 3

------------------------------------------------------------------
Taken from :
Muhammad dimata tokoh Hindu
(Muhammed The Prophet of Islam)
oleh : Prof. K.S. Rama Krishna Rao,
Kepala jurusan Filsafat pada Akademi Kesenian Maharani, Mysore-India.
Diterjemahkan oleh : Luthfi B.
Penerbit : H.I. Press Indonesia - September 1994
------------------------------------------------------------------


Islam memerdekakan Wanita
**********************************

Ini adalah semangat demokratis Islam yang sama, yang telah membebaskan wanita dari perbudakan kaum laki-laki. Sir Charles Edward Archibald Hamilton mengatakan, 'Islam teaches the inherent sinlessness of man. It teaches that man and woman have come from the same essence, posses the same soul and have been equipetd with equal capabilities for intelectual, spiritual and moral attainments.'

(Islam mengajarkan kesucian manusia atas dosa bawaan, Islam mengajarkan bahwa laki-laki dan wanita berasal dari saripati yang sama, memiliki jiwa yang sama dan dilengkapi kemampuan intelektual, pencapaian-pencapaian moral dan rohani yang sama.)

Orang-orang Arab mempunyai tradisi yang amat keras, dimana seorang laki-laki hanya akan mewariskan harta dan kedudukan kepada anak lelaki yang mahir memainkan tombak dan menggunakan pedang. Setiap anak wanita yang lahir, harus dibunuh karena dianggap membawa sial dan malapetaka.

Dikisahkan, sebelum masuk Islam, Khalifah Umar bin Khatab pernah mengubur hidup-hidup anak kandungnya sendiri hanya karena dia seorang wanita.

Tetapi Islam datang dengan tegas sebagai pembela jenis kaum yang lemah yang bernama wanita, untuk mendapatkan warisan dari orang tua mereka. Hak wanita dilindungi dari pembunuhan, baik ketika baru lahir sampai yang tua sekalipun.

Muhammad telah memproklamirkan 'Wanita adalah setengah kembaran laki-laki, hak wanita disucikan, perhatikan agar terjaga hak-haknya yang telah diberikan kepada mereka.'



Tujuan Emas
***************

Menurut Prof. Massignon, Islam menjaga keseimbangan antara pengeluaran dan penghasilan tanpa berlebih-lebihan dan selalu mempunyai pandangan didalam pembangunan karakter moral yang merupakan dasar peradaban.

Ini dijamin dengan hukum warisan Islam, dengan sistem pendermaan yang teratur, yaitu 'Zakat', dan memandang sebagai pelanggaran terhadap semua praktek-praktek anti sosial didalam bidang ekonomi, seperti monopoli, riba, penimbunan dan rekayasa guna memaksakan kenaikan harga.

Perjudian adalah praktek yang sangat ditentang, sumbangan-sumbangan kesekolah-sekolah, tempat-tempat ibadah, rumah sakit, menggali sumur-sumur, membuka panti-panti yatim piatu adalah perbuatan kebajikan yang paling utama.

Tempat yatim piatu dibuka pertama kali, diungkapkan dibawah ajaran Nabi agama Islam ini.
Dunia berhutang budi atas tempat-tempat yatim piatu yang dirintis oleh sang nabi yang dirinya dilahirkan sebagai yatim ini. 'Semuanya menakjubkan,' Kata Carlyle tentang Muhammad, 'Suara kemanusiaan yang murni, dari kesalihan dan keadilan yang bersemayam didalam hati putera alam yang bebas ini menggema.'


Batu Ujian
************

Ahli sejarah mengatakan, seorang yang mempunyai kebesaran seharusnya diuji dengan tiga mata ujian :

1. Apakah dia diketahui memiliki keberanian dan semangat sejati pada masanya ?
2. Apakah dia cukup menonjol diantara kebanyakan orang seusianya ?
3. Apakah dia meninggalkan sesuatu sebagai warisan permanen kepada dunia secara luas ?

Daftar ini lebih lanjut diperluas, tetapi semua dari ketiga mata ujian kebesaran ini secara nyata terpenuhi. Bahkan mencapai derajat tertinggi pada Nabi Muhammad.

Catatan sejarah menunjukkan semua yang hidup sejaman dengan Muhammad, baik teman dan musuh beliau, keduanya mengakui sifat-sifat yang baik, kejujuran yang tak ternoda, kebajikan yang mulia, keikhlasan yang utuh dan sifat yang dapat dipercaya dari Rasul Islam didalam semua sisi kehidupannya dan didalam setiap bidang aktivitas kemanusiaannya.

Bahkan orang-orang Yahudi dan orang-orang yang tidak mempercayai risalah beliau, menerimanya sebagai juru penengah didalam perselisihan pribadi mereka,
karena sikap adil Muhammad yang cermat dan diakui.

'Jikalau kaum pria dan wanita serta orang-orang bangsawan berwawasan luas pada masa itu (tentu tidak kurang terpelajarnya dari Galileo) telah merasakan kerapuhan spiritual/keakhiratan, penipuan ataupun ketidak benaran dalam diri guru itu (Muhammad), maka apa-apa yang diharapkan Muhammad untuk generasi moral dan perubahan sosial, tentunya akan luluh dalam sekejap.' (Dari : The Spirit of Islam oleh Sayeed Ameer Ali)

Sebaliknya kita temukan, bahwa ketaatan dari pengikutnya misalnya diperlihatkan dengan diakuinya beliau dengan suka rela sbg pemimpin dalam kehidupan mereka.

Mereka berani menghadapi penganiayaan-penganiayaan dan bahaya demi kesetiaan pada sang Rasul yang mereka yakini, percaya, mematuhi dan menghormatinya bahkan didalam siksaan yang paling mengerikan dan didalam perjuangan yang paling hebat karena pengucilan, meski sampai mati.

Mempelajari sejarah mualaf Islam pertama, setiap hati akan luluh pada pandangan perlakuan brutal kepada orang laki-laki dan wanita tidak bersalah.

Sumayyah, seorang wanita tidak bersalah, secara kejam dicabik-cabik dengan ditusuk tombak. Yasir yang kakinya diikatkan pada dua ekor unta dan binatang liar itu
dihalau kearah berlawanan. Khabbab Bin 'Adi diperlakukan hingga mati dengan cara yang kejam, memotong dan menyayat dagingnya sedikit demi sedikit.

Ditengah-tengah penyiksaannya, ketika ia ditanyai apakah dia tidak menghendaki Muhammad datang untuk menebusnya sehingga dia dapat bebas kembali berada dirumahnya dengan keluarganya, dia yang menderita itu menjerit, bahwa dia dengan senang hati siap mengorbankan dirinya, keluarganya dan anak-anaknya untuk menyelamatkan Muhammad dari kesulitan.

Sejumlah peristiwa yang memilukan ini telah benar-benar terjadi pada jamannya, dan yang menjadi tanda tanya kepada kita semua ..
Kenapa putra-putra Islam ini tidak menyerah saja dan berlindung pada Nabi mereka dengan alasan bahwa kesetiaan bukan berarti menyerahkan segenap diri & jiwa mereka sebagai hadiah tanda kesetiaan ?

Bukankah ini bukti keyakinan dan pendirian yang kuat dari pengikut Muhammad dan kesaksian yang paling mulia pada ketulusan hatinya & kekhusukan dirinya sendiri dalam tugas yang diberikan Tuhan kepadanya.

Dan mereka itu bukan dari kalangan rendah atau dari kualitas mental yang
rendah. Disekitar Muhammad, pada hari-hari awal syiar keagamaannya, berkumpul
orang-orang yang terbaik dan mulia di Mekkah. Beraneka ragam kedudukan, pangkat, kekayaan dan budaya serta dari handai taulan dan sanak keluarganya,
orang-orang yang mengenal lahir batin kehidupan beliau.

Keempat khalifah pertama, Abu Bakar, Umar Bin Khatab, Usman Bin Affan dan Ali Bin Abu Thalib, semuanya dgn kepribadian mereka yang tinggi masuk agama Islam pada awal periode Islam.

Ensiklopedi Brittanica menyebutkan, 'Muhammad adalah Nabi yang paling berhasil dari semua Nabi-nabi dan memiliki kepribadian paling relijius.
' Tetapi keberhasilan ini bukanlah hasil kebetulan semata-mata dan bukan keberuntungan yang tidak diduga-duga.
Tetapi merupakan suatu pengakuan nyata bahwa beliau memiliki keistimewaan sejati dijamannya dan hasil dari kepribadian yang mengagumkan & memiliki daya tarik.

Bersambung

sumber Millis Pengajian

0 Comments: